Pembukaan Ta’lim Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025–2026 Pesantren Subulussalam Tulungagung

Pesantren Subulussalam Tulungagung mengawali semester ganjil tahun ajaran 2025–2026 dengan acara pembukaan ta’lim pada Kamis, 4 September 2025. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya kembali proses belajar, pembinaan akhlak, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di antara para santri.
Dalam rangkaian pembukaan ta’lim semester ini, santri baru tahun 2025 menampilkan pentas seni sebagai bentuk perkenalan, ekspresi seni, serta kreativitas.
Pentas seni tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana menyalurkan bakat, melatih kepercayaan diri, serta menumbuhkan kecintaan pada budaya Islam yang sarat nilai. Senyum ceria para santri di atas panggung mencerminkan bahwa pesantren tidak hanya mencetak generasi yang mendalami ilmu agama, tetapi juga generasi yang kreatif, percaya diri, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Harmoni antara ilmu, akhlak, dan seni inilah yang menjadi salah satu kekhasan pendidikan di Pesantren Subulussalam Tulungagung.
Dalam sambutannya, Pengasuh Pesantren Subulussalam Tulungagung, Bunda Prof. Dr. Hj. Salamah Noorhidayati, M. Ag. menyampaikan harapannya agar para santri senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu dan istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai sunnah pesantren sebagai fondasi kehidupan pesantren.
“Pesantren ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat menempa diri menjadi pribadi yang shalih dan bermanfaat. Oleh karena itu, mari kita jaga dan amalkan sunnah-sunnah pesantren yang telah menjadi tradisi kebaikan di sini,” ungkap beliau.
Bunda Salamah Noorhidayati juga menegaskan tiga sunnah pesantren yang harus senantiasa dijaga dan diamalkan, yaitu:
- Jamaah, untuk menegakkan salat berjamaah sebagai wujud kedisiplinan dan kecintaan pada ibadah.
- Ngaji Sorogan , untuk memantau dan mentashih bacaan al-Qur’an santri.
- Ta’lim Diniyah, untuk memperkokoh pondasi ilmu agama sebagai bekal hidup dunia dan akhirat.
Dengan dimulainya semester baru ini, diharapkan seluruh kegiatan pesantren membawa keberkahan, meningkatkan semangat menuntut ilmu, serta mempererat tali persaudaraan.
Penulis: Putri Dini
Komentar Terbaru